Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2012



 Cerita Panass Paling Hot Tahun 2012
Bila anda sedang mencari cerita - cerita panass paling hot tahun ini maka sudah tidak salah lagi. Tahukah Anda dengan Hot pot ? dari namanya saja sudah hot, dan  mungkin ada yang masih belum mengenal makanan yang satu ini. Hot pot asalnya dari Cina, makanan ini disajikan sesuai dengan namanya yaitu diatas periuk besar berisikan makanan seperti daging, sayuran, mie, seafood dan lainnya yang masih mendidih. Berbagai bahan makanan dari irisan daging sampai sayuran diceburkan, dimasak, dan langsung disantap.

Makanan hot pot saat ini menjadi makanan favorit di berbagai belahan payudara dunia. Dulunya makanan ini dipanaskan dengan batu bara agar tetap panas. Namun saat ini hot pot diletakkan diatas kompor elektrik sehingga tetap panas saat disajikan.

Tradisi hot pot di China biasanya disajikan pada musim dingin. Makanan mendidih termasuk daging dan bumbu-bumbunya memberikan kehangatan untuk tubuh serta dipercaya menenangkan pikiran. Tetapi kini hot pot tak hanya dinikmati saat musim dingin saja.

Di beberapa negara, hot pot memiliki sebutan yang berbeda dengan prinsip yang sama, yaitu merebus bahan makanan. Hanya saja, ada perbedaan di variasi bahan makanan dan beberapa campuran pembuat saus.

Nah bagi kamu yang ingin menikmati makanan ini, di Indonesia juga sudah banyak restoran hot pot yang menyajikan menu masakan hot pot. 



Bagaimana Ceritanya panass ya?
sumber:http://kompiancur


 Lewat "ajib.diamondgroup.co.id" Ajib Hamdani Ungkap Rekening Rp 17 Miliar
Ajib Hamdani, mantan pegawai Ditjen Pajak yang kini sedang diusut dalam kasus dugaan kepemilikan rekening Rp 17 miliar, angkat suara. Melalui blog, http://ajib.diamondgroup.co.id/, Ajib mengungkap seputar kekayaannya.

Berikut penjelasan pihak Ajib Hamdani soal kekayaannya:

Salah satu tolok ukur dalam kesuksesan adalah berapa banyak harta dan seberapa besar bisnisnya. Itu adalah sebuah prinsip yang sah-sah saja dimiliki oleh setiap orang.
Tetapi, buat Ajib, tolok ukur kesuksesan adalah, seberapa banyak bisa membawa manfaat buat orang lain. Seberapa banyak kita bisa berkarya buat orang lain, dan seberapa banyak orang merasa bahagia dengan keberadaannya. Bukan dengan berapa jumlah harta, tetapi dengan karya.

Ajib Hamdani “hanya” mempunyai 1 (satu) unit rumah di Jl. Cempaka Blok D17 No. 9, Komplek Pondok Safari Indah, Pondok Aren Tangerang, dengan nilai sekitar Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) pada tahun pembelian, yaitu tahun 2007, melalui KPR Bank BNI Syariah selama 15 (lima belas) tahun.

Kalau kemudian ada yang menganalisa bahwa rumahnya “wah”, itu hak masing-masing penilai. Karena penilaian itu sangat subjektif dan mempunyai nilai relatif. Tetapi, menurut Ajib, rumah itu relatif standar.

Harta selanjutnya adalah 1 (satu) unit mobil Honda Freed tahun pembelian 2011, melalu kredit KITA Finance (lembaga Pembiayaan dari Bank CIMB Niaga). Memang satu hal yang agak mencolok adalah kebiasaan Ajib untuk berganti mobil. Perlu digarisbawahi di sini, bukan menambah,tetapi berganti.

Untuk berganti pun, belum tentu ke yang lebih mahal. Pada tahun 2004 pernah membeli mobil Timor (kredit via ACC finance). Kemudian pada tahun 2007, ganti menjadi mobil Honda Accord Cielo tahun (lupa). Belinya yang ini cash, karena ada uang dari penjualan mobil Timor, tinggal menambah sedikit. Kalau tidak salah, harganya Rp. 70.000.000,- (tujuh puluh juta rupiah).

Kemudian pada tahun 2008, mobilnya berganti menjadi Honda Jazz (kredit melalui BCA Finance). Pada tahun 2009, berganti menjadi Toyota Altis tahun 2001 (kredit melalui Oto finance).

Pada tahun 2010, Altis dijual karena ada rekan bisnis yang membutuhkan uang. Ajib memberitahukan bahwa uang tidak punya, tetapi mobil ada. Kalau memang butuh, jual aja mobil yang ada.

Kemudian rekan bisnis Ajib menggadaikan Mobil Ford Everest selama masa peminjaman uang tersebut. Satu hal yang menarik pada masa ini adalah, ada orang yang bilang bahwa Ajib mempunyai Mobil Everest. Suatu pendapat yang wajar. Tetapi, toh, kalau orang tersebut mau untuk sekedar bertanya, tentau akan dijawab oleh Ajib apa adanya.

Surat hutang-piutangnya ada, nomor mobilnya bisa di-cek punya siapa, mobil itu leasing (oya, mobil Everest itu juga ternyata leasing, sehingga tidak bisa dijual cepat oleh pemiliknya), atas nama siapa, dst.

Harta selanjutnya adalah 1 (satu) unit sepeda motor Kawasaki LX 150D (D’Tracker) tahun pembelian 2011, secara tunai, harganya saat itu kurang lebih sebesar Rp23.200.000,- (dua puluh tiga juta dua ratus ribu rupiah), yang di refinancing (BPKB-nya) pada lembaga pembiayaan, yaitu Kresna Finance.

Dan yang terakhir adalah emas perhiasan seberat 74,91 gram senilai kurang lebih Rp 23.000.000,- (dua puluh tiga juta rupiah), perolehan dari tahun 2002-2010, yang saat ini kesemuanya dalam posisi digadaikan pada Gadai Emas Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang JKT Bintaro.

Nah, jadi hanya ada 4 (empat) benda itulah yang menjadi “harta” Ajib Hamdani dan keluarga. Dan semuanya sudah dicantumkan dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT).

Ada satu informasi yang berkembang di masyarakat, yang dihembuskan pihak tidak jelas. Ajib Hamdani mempunyai apartemen di Kelapa Gading. Ada juga yang pernah bertanya langsung ke Ajib, apakah memang Ajib mempunyai apartemen di Kelapa Gading.

Ini adalah pertanyaan sederhana yang jawabannya tidak sederhana. Kalau dijawab tidak punya, nanti dibilang bohong. Tetapi, kalau dijawab punya, itu juga kurang tepat. Agak membingungkan?

Begini ceritanya: di daerah Kelapa Gading, ada banyak penawaran apartemen dengan metode sewa-beli. Jadi, kita tanpa Down Payment, dengan hanya satu kali membayar, bisa langsung menempati. Katakan dengan cicilan sebesar Rp 9.000.000,- (sembilan juta rupiah) sebulan, tetapi dokumen yang ditandatangai adalah Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Jadi, secara de facto kita memiliki, tetapi secara de jure belum.

Sebenarnya kalau memang mau, semua orang juga bisa melakukan hal yang sama. Kalaupun ada yang tanya, bagaimana Ajib bisa membayar kewajiban setiap bulannya? Itu akan dijabarkan di bagian selanjutnya. Tetapi, apartemen tersebut tidak berapa lama kemudian di –over alih PPJB (maklum, ability to pay-nya sedikit dipaksakan, walaupun willingness to pay-nya masih tinggi).

Jadi, singkatnya, Ajib hanya mempunyai “hak sewa” selama masih bisa menyewa. Dengan senang hati Ajib Hamdani bersedia menyampaikan informasi kepada pihak yang bertanya (bukan yang asal berpendapat, baru mikir) untuk memperlihatkan daftar cicilannya, berapa kali terlambat membayar (karena memang terlambat terus). Dan, kalau ada yang tertarik “punya” apartemen dengan status seperti itu, nanti akan diberikan nomor marketingnya.
sumber:tribunnews

Sabtu, 03 Maret 2012




Video Kecelakaan Mobil Avanza GuruTabrak Murid TK Di Medan
Video Kecelakaan Mobil Avanza GuruTabrak Murid TK Di Medan | Sebuah mobil milik seorang guru menabrak 16 siswa TK dan SD Perguruan Boddichita di Jalan Selam, Medan, Sumatra Utara. Seluruh korban pun dilarikan ke Rumah Sakit Coloumbia Asia.

Seorang korban mengalami muntah darah, Jumat (2/3). Pakaian korban pun berlumuran darah. Sedangkan keberadaan pengendara mobil Toyota Avanza BK 1272 VQ itu tak diketahui.

Kontributor Metro TV di Medan, Henry Fauzi, mengatakan pihak sekolah seolah menutup-nutupi identitas pengendara nahas itu. Tapi, sebuah informasi mengatakan pengendara berjenis kelamin perempuan.

Lihat Disini : Guru Menabrak 17 Orang Murid TK Yayasan Bhoddicita Medan

Jumat, 02 Maret 2012



Benarkah Bim Bim 'Slank'  Meninggal Dunia ?
Kabar mengejutkan datang dari Bimo Setiawan Almachzumi atau yang akrab disapa Bim Bim. Pentolan band Slank itu diisukan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Bim Bim beredar dengan luas dan cepat di situs jejaring sosial. Tak ketinggalan, pesan berantai di Blackberry Messenger (BBM) menyebutkan drumer band Slank itu meninggal dunia karena serangan jantung.

"Berita duka Bimo Setiawan Almachzumi (lahir di Jakarta, 25 Desember 1966) yang akrab disapa Bimbim Slank. Meninggal dunia hari ini pukul 18.52 WIB di usianya yang ke 41 tahun karena terkena serangan jantung. Saat ini kediamannya di Jl.Potlot 14 Jakarta Selatan telah dipenuhi ribuan penggemarnya (Slankers). Untuk anda yang akan melintasi wilayah kalibata dan sekitarnya sebaiknya balik arah.karena wilayah tersebut telah dipadati ribuan slankers," bunyi pesan itu.

Namun, saat dikonfirmasi melalui telepon, manajer sekaligus ibu kandung Bim Bim membantahnya. Menurutnya, kondisi Bim Bim dalam keadaan sehat-sehat saja.

"Ah biar saja kabar itu. Tidak benar. Saya juga dari tadi diteleponin tapi itu tidak benar. Itu hanya orang cari sensasi saja. Bim Bim, sehat-sehat saja," tegas Bunda Iffet sambil tertawa saat dihubungi okezone, Rabu (29/2/2012).
sumber:okezone

Rabu, 29 Februari 2012



Benarkah "Rowan Atkinson" ( Mr.Bean ) Meniggal Dunia ?

Bagi para penggemar Mr.Bean, tentu tak asing dengan aktor pemerannya, Rowan Atkinson. Baru-baru ini muncul berita mengejutkan bahwa aktor dengan image lucu tersebut telah meninggal dunia.

Kabar ini sendiri beredar lewat Twitter, di mana seorang pengguna bernama Michael Robert Meras dari Filipina tiba-tiba menyebar kalimat ‘R.I.P Rowan Atkinson’. Berita kematian ini pun langsung menjadi trending topic dan membuat banyak orang terkejut.

Namun kabar kepergian Rowan ini hanyalah hoax alias berita palsu. ‘R.I.P’ yang dimaksud Michael ternyata adalah Really Inspiring Person, bukan Rest In Peace. Namun siapapun yang mengira Rowan Atkinson meninggal tentu tak bisa disalahkan, karena R.I.P sendiri memang mengacu pada kabar kematian. Sadar terjadi kesalahpahaman, Michael buru-buru meralat sambil meminta maaf.

“Keluar dulu ya. Sorry, ‘RIP Rowan Atkinson’ cuma lelucon. Maaf. Saya tidak pernah berpikir bahwa hal itu menjadi viral. Kami <3MrBean,” katanya. Setelah adanya klarifikasi tersebut, para pengguna Twitter akhirnya merasa lega sekaligus jengkel karena berita seperti ini tidaklah lucu, dan mereka mungkin merasa dikelabui. Bahkan Wikipedia pun sempat terkecoh dan menuliskan tanggal kematian Rowan Atkinson di dalam situs. Namun begitu tahu bahwa berita tersebut hanya hoax, Wikipedia kembali merevisinya. Di waktu yang hampir bersamaan, Indonesia sendiri dihebohkan oleh berita hoax tentang kematian BJ Habibie. Kabar ini juga menyebar lewat Twitter tanpa tahu siapa biang keladinya. Namun akhirnya akun The Habibie Centre segera mengklarifikasi bahwa BJ Habibie masih hidup dan dalam keadaan sehat. Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi siapapun yang menggunakan Twitter untuk ‘berkicau’. Kalimat sesepele apapun, bisa menyebar dengan sangat cepat dan akan menjadi berita besar bila tidak berhati-hati. Dan mungkin ada baiknya bila kita tidak bermain-main dengan kata yang berhubungan dengan kematian, apalagi disangkutpautkan dengan seseorang.
sumber:sidomi

Jumat, 10 Februari 2012

Ihsan Magazine - Yawadwipa Companies, Selasa 7 Februari 2012, resmi mengirim surat penawaran kepada PT Danareksa Sekuritas, agen penjual Bank Mutiara. Bank itu dulu dikenal sebagai Bank Century. Bank yang kemudian bermasalah sebab menumpuk utang. Para petinggi dan pemilik bank itu kemudian masuk penjara.
Century diselamatkan oleh pemerintah. Hal yang belakangan menjadi kontroversi panjang sebab sejumlah kalangan menuduh bahwa proses penyelamatan itu penuh siasat. Dan mestinya bank itu dibiarkan mati. Tapi jika bank itu ditutup, maka akibatnya akan besar terhadap ekonomi Indonesia. Debat soal ini menyita perhatian beberapa waktu lalu.
Sesudah ditangan pemerintah, Century berganti nama menjadi Bank Mutiara. Setelah kinerjanya membaik, bank ini lalu dijual. Salah satu pembeli yang berminat, ya, Yawadwipa itu.
Yawadwipa memasang harga US$750 juta. Atau sekitar Rp6,75 triliun untuk membeli bank itu. Jumlah yang sama dengan dana penyelamatan pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan pada 2008.

Dalam penawaran Yawadwipa mengaku berminat mengakuisisi bank itu. Mereka menilai bank itu punya prospek yang bagus. Mereka juga sangat ingin bertemu dengan LPS guna untuk menindaklanjuti tawaran itu.

Setelah mengumumkan niat membeli Century itu, Yawadwipa Companies tiba-tiba sohor dua hari belakangan. Maklum saja,  bank ini sempat beberapa kali hendak dijual, tapi gagal selalu.

Lalu siapa Yawadwipa yang berminat membeli itu?  Tak banyak memang yang tahu. Informasi yang bisa diperoleh hanya berasal dari laman resmi milik perusahaan. Di laman tersebut disampaikan Yawadwipa merupakan perusahaan finansial yang baru dibentuk pada 9 Januari 2012.

Perusahaan ini memiliki dua kantor, yaitu di Jakarta dan Singapura. Alamat lengkap kantor Jakarta di Menara 2 lantai 17 Gedung Bursa Efek Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman. Sementara itu, di Singapura terletak di Singapore Land Tower lantai 37 di 50 Raffles Place.

Berbekal informasi tersebut, VIVAnews mencoba untuk menelusuri keberadaan kantor di Jakarta itu pada Selasa, 7 Februari 2012. Dari data yang dikumpulkan, tidak terlihat kesibukan laiknya seperti kantor di situ. 

Yawadwipa menempati salah satu bagian sisi utara di lantai 17 Gedung Bursa Efek Indonesia, berbagi dengan perusahaan lainnya, termasuk dengan Panin Sekuritas di sisi selatan.

Beberapa jurnalis juga tampak berupaya mencari tahu keberadaan perusahaan Yawadwipa. VIVAnews yang sempat menunggu selama lebih dari tiga jam, tak juga kunjung menemukan orang yang bisa ditanya di situ.

Hanya terlihat dua orang resepsionis di lobi kantor. Itu saja, mereka mengaku bukan karyawan Yawadwipa, cuma sebagai penjaga lantai itu. "Benar itu kantor Yawadwipa," katanya tanpa mau menyebut nama. "Tapi sudah dua hari tidak ada aktivitas."

Terlihat hanya beberapa orang berlalu lalang di lantai 17. Namun, tidak ke ruangan kantor Yawadwipa, tetapi ke sisi lainnya. Ruangan lobi kantor bercat krem dengan hiasan sebuah lukisan itu tak dilengkapi logo maupun tulisan nama perusahaan Yawadwipa.

Berdasarkan penelusuran di laman resminya, Yawadwipa dikendalikan oleh C. Christopher Holm. Dialah salah satu pendiri yang kemudian menjadi CEO. Selain itu, ada Prasetyo Singgih yang duduk sebagai Chief Operating Officer. Dalam laman itu tertulis, Prasetyo merupakan salah satu wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Namun,VIVAnews tidak menemukan nama itu dalam daftar kepengurusan Kadin Indonesia.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, yang juga Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, mengaku belum mengetahui siapa Yawadwipa. Dia hanya kenal dengan Prasetyo Singgih. Dialah pengacara Yawadwipa. "Saya pernah bertemu dia," katanya, Selasa 7 Februari 2012.

Gita mengatakan, Singgih memperkenalkan Yawadwipa dan meminta keterangan mengenai kondisi makro ekonomi Indonesia. Gita menjelaskan, Yawadwipa ingin membuka perusahaan private equity dan melakukan investasi di Indonesia. "Tapi sama sekali tidak menyinggung ingin membeli Bank Mutiara," kata Gita.

Profil Yawadwipa Harus Diketahui
Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan agar siapa saja yang membeli  Bank Mutiara harus berani menampilkan siapa jati dirinya. Menjelasan kepada publik itu perusahaan apa dan sebagainya. Dia juga mengimbau agar penjual bank itu dapat melakukan kajian terhadap latar belakang calon investor.

"Karena di bidang jasa keuangan itu sangat diatur. Jadi profil dari pada calon investor sangat penting diketahui," ujarnya di Jakarta, Selasa malam.
Memang, menurut Agus, diperbolehkan calon investor menggunakan fasilitas special Purpose Vehicle (SPV) atau perusahaan khusus, namun tetap calon investor harus diketahui jati dirinya. "Jadi supaya proses ini dapat dilakukan dengan baik," tuturnya.

Ketua Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional Sigit Pramono berharap investor Yawadwipa jangka panjang. "Bukan investor jangka pendek yang hanya mengejar capital gain," kata Sigit di Jakarta, Selasa.